Kamis, 30 Agustus 2012

HIDUP INI ADALAH PILIHAN

Banyak orang percaya bahwa hidupnya dibatasi oleh banyak hal seperti keadaan, kemampuan, bakat, keahlian, pendidikan, modal bahkan ada yang percaya hal-hal mistis sepertitanggal lahir, bintang dan shio. Ada yang bilang, "yah pak mau bagaimana lagi, saya bisanya masak, makanya saya hanya bisa menghasilkan uang dari bidang masak-memasak." Apakah hal ini benar?
Kita perlu merenungkan kembali hal ini secara lebih luas. Memang betul bahwa manusia terbatas, namun Tuhan memberikan banyak pilihan yang sebenarnya lebih luas daripada yang kita pikirkan dan percayai.
Saya teringat salah seorang teman saya yang sudah sukses, mengirim pesan BBM ke saya berkaitan dengan topik materi di atas. Ceritanya dimulai dari ajakan untuk mengamati perahu yang sedang berlayar dilaut. Mana yang lebih menentukan arah perahu layar, arah angin atau arah layar? Tentu saja arah layar....
Buktinya, ada angin kencang bertiup dari arah selatan, tapi tetap saja perahu tersebut bisa bergerak ke arah barat atau timur. Bahkan, pelaut yang berpengalaman bisa berlayar ke arah yang bertentangan dengan arah angin itu. Pelaut tersebut memang tidak bisa mengubah arah angin, tapi dia bisa mengubah arah layarnya menuju tempat yang dikehendakinya.
Yang menentukan tercapai tidak tujuan hidup kita bukanlah arah angin, yaitu situasi dan kondisi yang terjadi disekeliling kita. Yang menentukan adalah arah layar yaitu keputusan kita dalam situasi dan kondisi tersebut.
Kadang kita dihadapkan situasi dan kondisi yang bertentangan dengan tujuan kita. Masalah, pergaulan, tekanan hidup dan situasi disekeliling kita bisa menjauhkan kita dari tujuan yang ingin dicapai. Namun ingat, hidup adalah pilihan.
Arah layar yang menentukan, bukan arah angin. Kita tidak bisa menolak datangnya masalah. Meski demikian kita bisa mengubah arah layar. Kita bisa mengubah masalah menjadi berkat.
Didalam menjalani hidup ini banyak masalah dan tantangan,yang semuannya itu diizinkan Tuhan untuk kita alami. Namun hal ini boleh kita alami untuk naik kelas, untuk membentuk kita menjadi karakter unggul. Apalagi dalam bisnis jaringan dimana kita dihdapkan kepada banyak macam karakter orang. Banyak gesekan yang terjadi, dalam berhubungan dengan banyak orang.
Mungkin dilapangan kita melihat hal-hal yang tidak baik, seperti saling memfitnah, mengambil jaringan orang, kabur dari hutang, menipu, curang, jual dibawah harga, bermasalah dengan integritas, tidak bertanggung jawab, suka menyalahkan orang, menghabiskan banyak waktu untuk berbicara tentang kejelekan orang dari pada hal-hal yang membangun dan lain sebagainya. Keputusan kita berikutnya tentu yang akan membawa kapal kita ke arah yang berlawanan atau sejalan dengan tujuan kita.
Apakah kita akan ikut arus ? Atau harus mengambil keputusan yang berbeda ?
Manusia itu bisa ditipu, namun  tidak untuk jangka panjang. Jika kita melakukan usaha ini untuk jangka panjang, maka tentunya tidaklah bijaksana kalau kita menipu orang. Karena tentunya hal ini akan merusak usaha kita, yang merupakan jawaban dari masalah hidup kita selama ini. Dengan merusaknya berarti kita mengemudikan kapal ini menuju ke arah yang berlawanan dengan tujuan utama, yaitu perwujudan impian kita semua.
Kemana arah angin tidak terlalu penting. Yang penting adalah bagaimana kita mengarahkan layar kita.
"Di tengah-tengah kesulitan terdapat kesempaan"
Selamat berlayar sahabat

Kita tidak bisa menolak datangnya masalah. Meski demikian kita bisa mengubah arah layar. Kita bisa mengubah masalah menjadi berkat.

Tidak ada komentar: